Bercocok tanam rempah berkhasiat tinggi kini dapat dilakukan tanpa harus memiliki areal perkebunan yang membentang luas. Mengembangkan tanaman jahe gajah menggunakan wadah daur ulang menjadi solusi ekonomis untuk menghasilkan rimpang berukuran super. Selain persiapan bibit berkualitas, teknik penggunaan karung bekas media memberikan kemudahan dalam proses penimbunan tanah secara bertahap seiring berkembangnya rimpang. Metode kreatif ini sangat cocok diterapkan di area samping maupun belakang rumah Anda.
Langkah pertama dalam menanam tanaman jahe gajah adalah menyiapkan wadah karung bekas yang telah dilubangi kecil-kecil pada bagian bawahnya. Lubang sirkulasi ini amat vital agar air siraman tidak tergenang yang dapat memicu pembusukan bibit jahe. Isi bagian dasar karung dengan media tanam gembur berupa campuran tanah, pupuk kandang, dan arang sekam setinggi 20 sentimeter.
Pilihlah rimpang bibit jahe gajah yang sudah bertunas sehat dengan panjang tunas sekitar dua sentimeter. Benamkan bibit secara perlahan ke dalam media tanam lalu tutup kembali dengan lapisan tanah tipis. Gulung sebagian sisa karung ke arah luar, yang nantinya akan dibuka gulungannya setiap kali dilakukan penimbunan tanah susulan.
Penyiraman dilakukan secara teratur untuk menjaga media tanam tetap lembap namun tidak becek. Seiring berjalannya waktu, tunas jahe akan tumbuh menjadi anakan daun yang rimbun dan memanjang. Setiap kali rimpang baru mulai menyembul ke permukaan, tambahkan campuran tanah dan pupuk kompos ke dalam karung untuk menimbunnya.
Proses penimbunan tanah secara bertahap ini merangsang jahe gajah untuk terus membentuk tingkatan rimpang baru yang tebal. Tempatkan karung di lokasi yang mendapatkan sinar matahari cukup agar pembentukan karbohidrat berjalan lancar. Pemupukan organik cair dapat diberikan setiap tiga minggu sekali untuk menjaga ketersediaan nutrisi tanah.
Panen jahe gajah dapat dilakukan setelah tanaman berumur sekitar 10 hingga 12 bulan saat seluruh daun menguning dan mengering. Cara memanennya sangat mudah, Anda hanya perlu merobek atau membalikkan karung bekas tersebut untuk mengeluarkan seluruh rimpang. Hasil panen berupa jahe gajah berukuran besar siap dimanfaatkan untuk bumbu maupun bahan minuman hangat.
